Berangkat jam 03.00 WITA dengan durasi 10 jam.
Rp. 550.000,-

Wisata nonton lumba-lumba di Lovina berikut indahnya sunrise
Pantai Lovina adalah objek wisata di Bali Utara yang cukup populer, wilayah pantainya menjadi tempat istimewa bagi sewan dolphin, beratraksi setiap pagi di alam bebas, itu sebabnya acara tour di Bali anda perlu diagendakan dan memilih paket Dolphin Lovina Tour sebagai pilihannya. Nomun demikian acara nonton lumba-lumba di Lovina, kami juga kemas dalam paket lainnya, seperti yang akan kami tawarkan dalam halaman ini.

Keberadaan objek wisata pantai Lovina, tidak hanya untuk nonton Lumba-lumba, tetapi juga kegiatan watersport seperti snorkeling, airnya yang jernih dan keindahan terumbu karang pada kawasan ini, menjadi kawasan wisata bahari yang cukup diperhitungkan terutama untuk menyelam dan snorkeling. Yang lebih spektakuler lagi, obejk wisata di Bali ini  menyuguhkan sunrise yang memanjakan mata anda, apalagi saat suasana cerah,  ini akan menjadi pengalaman berlibur yang istimewa.

Air Terjun Git Git
Air Terjun Gitgit Buleleng Bali – Wisata air terjun merupakan salah satu objek wisata yang paling diminati para wisatawan saat ini, baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara. Alasannya tiada lain adalah karena Objek Wisata Air Terjun selalu berlokasi di pedesaan yang umumnya akan memiliki udara yang amat sejuk dan bersih.

Salah satu Objek Wisata Air Terjun Di Bali yang sangat dinikmati adalah Objek Wisata Air Terjun Gitgit. Air Terjun Gitgit adalah air terjun yang memiliki tebing tertinggi di bali utara. Bukan hanya terdapat satu air terjun saja, tetapi Gitgit memiliki banyak air terjun yang sangat indah dan menawan. Selain digunakan sebagai objek wisata, Air Terjun Gitgit juga sering digunakan sebagai tempat pemotretan oleh para photografer yang ingin memilih nuansa air terjun sebagai objeknya.

Berendam di air panas Banjar
Air Panas Banjar merupakan salah satu mata air panas dari banyak objek wisata di Bali yang bisa dikunjungi oleh Anda dan juga wisatawan lainnya. Air panas ini bersumber dari mata air alam yang dianggap banyak kalangan bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit, sepert kudis, kutu air, kurap, maupun panu. Demikian juga, bahwa air panas ini bisa digunakan untuk penyembuhan penyakit kulit karena kandungan belerangnya.

Objek wisata air panas Banjar ini memang masih dikelola secara sederhana, namun hal demikian tak membuat objek wisata yang mengandalkan alam ini tak serta-merta kurang diminati pengunjungnya. Banyak diantara mereka yang ketagihan untuk datang lagi dan lagi mengunjungi air panas ini karena selain bisa menyembuhkan penyakit juga keadaan alamnya yang masih asri. Bahkan banyak diantara pengunjung yang berendam di air panas ini karena keteduhan  dan kejernihan airnya.

Berusia Ratusan Tahun
Sumber mata air panas Banjar ini diperkirakan telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Ketika masa pendudukan Jepang, mata air panas ini lebih dibenahi dan dimaksimalkan peran dan fungsinya. Pemerintahan Jepang ketika itu membangun setidaknya tiga buah kolam penampungan air untuk berendam dimana airnya mereka gunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit. Dan keberadaan air panas tersebut dipertahankan hingga kini.

Kolam air panas terbagi menjadi tiga bagian dengan tingkat ketinggian berbeda. Air panas pada kolam pertama dialirkan melalui mulut delapan pancuran naga. Sedangkan di kolam kedua air panas dialirkan ke kolam melalui lima pancuran naga. Untuk kolam ketika tak jarang terlihat pengunjung yang mengantri untuk menikmati tiga pancuran air yang dialirkan dari ketinggian 3,5 m. Tingginya pancuran air membuat tubuh seakan dipijat oleh air sehingga pengunjung senang berada di bawahnya. Kedalaman kolam rata-rata sedalam 1 meter. Seperti halnya tempat pemandian air panas lainnya, sumber air panas di Desa Banjar dipercaya mampu menyembuhkan beberapa penyakit kulit.